Kamis, 22 Agustus 2013

Kampanyekan Peduli Sampah, KKN PPM UGM Bersama Komunitas Karya Bunda Desa Paseban Gelar Trashion Show



Paseban, 20 Agustus 2013 – Desa Paseban sebagai salah satu desa wisata di Jawa Tengah memiliki banyak obyek wisata yang tentunya menarik banyak wisatawan untuk mengunjunginya. Mulai dari Makam Ki Ageng Pandanaran, Goa Maria Marganingsih, Makam Pangeran Wuragil dan obyek wisata lainnya. Kondisi ini tentu tak selamannya memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Sampah, menjadi hal yang tak bisa dihindarkan dari titik-titik obyek wisata tersebut.  Sehingga perlu adanya solusi untuk meminimalisir dampak adanya sampah yang ada tersebut. Komunitas Karya Bunda dibawah PKK Desa Paseban hadir untuk ikut memberikan solusi yakni dengan kegiatan pengolahan sampah-sampah tersebut menjadi barang-barang yang memiliki nilai ekonomi. Tentunya dalam keberlanjutannya tak bisa dipungkiri Komunitas Karya Bunda perlu dukungan dari berbagai pihak, terutama masyarakat sekitar.Sehingga perlu adanya penyadaran peduli sampah kepada masyarakat setempat. 

Bertempat di Pendopo Tembayat, acara Trashion Show yang bertajuk “ From Trash To Fashion” digelar untuk mengkampanyekan peduli sampah kepada masyarakat luas. Menurut Koordinator acara Satrio Sani Sadewo, acara ini diselenggarakan oleh Komunitas Karya Bunda bekerja sama dengan Mahasiswa KKN PPM UGM 2013 Unit JTG-12, PKK Desa Paseban, dan Titian Foundation.  

Acara dibuka dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya diiringi oleh sentuhan apik akustik dari seorang seniman setempat. Dilanjutkan sambutan dari Tim Penggerak PKK, Ibu Priskayoga. Beliau mengenalkan kegiatan Komunitas Karya Bunda yang fokus dalam pengolahan sampah menjadi barang-barang yang bernilai ekonomis, termasuk menjadi pakaian dan pernak-perniknya. Setelah itu dilanjutkan sambutan dari Bu Hartini, anggota DPRD Kabupaten Klaten dan Project Manager Titian Foundation yang diwakili oleh Ibu Yunita. Dalam kesempatan itu juga Phisca Aditya Rosyady selaku Koordinator Mahasiswa Unit JTG 12 memberikan sambutan positif terhadap acara Trashion Show ini karena bisa memantik masyarakat setempat untuk lebih peduli terhadap sampah setelah mereka melihat berbagai mahakarya olahan sampah yang dipamerkan dalam Trashion Show kali ini.




Trashion Show Desa Paseban kali ini  menampilkan model-model yang berpose di catwalk. Berbagai gaun indah dan souvenir olahan sampah dipamerkan oleh model dari siswa-siswi SMK Rota dan muda-mudi setempat. Tampak antusias para tamu undangan ketika para model bergaya dan berjalan di atas catwalk dengan iringan musik. Berbagai pakaian mulai dari pakaian dari olahan sampah plastik sampai kertas menambah decak kagum para tamu undangan. Ditambah dengan souvenir seperti tas, dompet dan olahan lain yang seolah bukan berasal dari sampah.


Acara juga dimeriahkan oleh penampilan dari ketiga Sanggar Ceria dari ketiga dusun yang merupakan binaan dari mahasiswa KKN PPM UGM 2013 ini. Dalam kesempatan itu juga diumumkan Juara Lomba Penyajian Menu Kreatif Inovatif yang merupakan program KKN dari mahasiswa kluster Agro. Menurut panitia lomba, Fandinata Amrizal dari ke-12 tim dari masing-masing RW sebenarnya telah menyajikan menu yang sangat menarik dan tentunya kreatif sehingga patut diberikan apresiasi. Rangkaian acara Trashion Show ditutup oleh penampilan Flashmob dari Mahasiswa KKN PPM UGM 2013 yang juga mengkampanyekan peduli sampah dalam gerakan dan syairnya. [Phis]




0 komentar:

Posting Komentar